Showing posts with label padang. Show all posts
Showing posts with label padang. Show all posts
Monday, January 6, 2014

Antara Bubur Tinutuan Dari Manado Dan Bubur Kampiun Dari Padang

Jika kita berbicara mengenai kuliner di Indonesia memang tak ada habisnya. Dari sabang sampai merauke terdapat ratusan bahkan ribuan jenis kuliner. Jika kita bahas satu persatu mungkin butuh beberapa hari untuk menulisnya disini, oleh karena itu kali ini saya cukup membahas salah satu kuliner di indonesia yaitu bubur. Yaps makanan yang satu ini memang disukai dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa. Tapi taukah anda, di Indonesia ini terdapat banyak jenis bubur. Hmm..gak percaya? Mari kita terbang menuju manado dan padang....

Bubur Tinutuan Dari Manado
Kota manado adalah sebuah kota yang terletak di ujung utara pulau sulawesi. Bentang alam di manado memang sangat menarik untuk di explorer terutama wisata pantainya. Wisatawan di manado pun banyak yang berasal dari mancanegara, hal ini karena kota manado adalah gerbang masuk di taman laut bunaken. Okelah kita tinggalkan dulu wisata alam yang ada di kota manado, karena kali ini akan membahas kuliner khas manado yaitu bubur tinutuan atau lebih populer dengan sebutan bubur manado. Jika kita lihat dari namanya tinutuan dalam bahasa manado berarti semrawut atau campur aduk. Dan benar ternyata kesan pertama ketika melihat semangkok bubur tinutuan terlihat semarawut. Berbagai bahan di campur menjadi satu dalam semangkok bubur tinutuan. Namun jangan terlebih dulu menjudgment rasa dari bubur asal manado ini hanya dari sisi tampilanya saja. Karena justru itulah sumber kenikmatan dari bubur tinutuan. Dan karena bubur tinutuan terdiri dari berbagai bahan menjadikan bubur tinutuan kaya akan nutrisi. 
Antara Bubur Tinutuan Dari Manado Dan Bubur Kampiun Dari Padang
bubur tinutuan dari manado

Ambilah satu sendok makan dan kemudian coba rasakan nikmatnya bubur tinutuan. Rasa gurih, pedas, manis dan segar berbaur menjadi satu menyajikan rasa yang unik. Masyarakat manado memang gemar memberi bumbu rempah-rempah disetiap masakanya tak terkecuali pada bubur tinutuan. Adapun bumbu rempah-rempah yang digunakan adalah batang serai, daun salam, jahe, bawang putih, kemangi,garam dan gedi. Gedi dalam bahasa jawa bisa diartikan besar, namun di manado gedi adalah salah satu jenis sayuran . Penasaran dengan bahan-bahan apa saja yang digunakan untuk membuat bubur tinutuan, sayapun mencari dari berbagai sumber termasuk dengan pembuatnya. Satu porsi bubur tinutuan terdiri dari beras sebagai bahan utamanya, kemudian dicampur dengan ubi merah, jagung merah, labu dan kemudian dicampur lagi dengan sayur-sayuran seperti kangkung, bayam, daun pepaya, dan daun kemangi. Sangat lengkap bukan? Inilah yang membedakan bubur tinutuan dengan bubur-bubur lainya. Rasa manis ditimbulkan dari ubi dan labu sedangkan rasa pedas berasal dari sambal yang menjadi pelengkap bubur tinutuan. Eitss sambal disini bukan sekedar sambal, karena sambal ini juga sangat khas dari manado namanya sambal rica roa. Sambal rica roa adalah sambal yang dicampur dengan ikan roa. Untuk menikmati bubur tinutuan sebenarnya anda bisa mencarinya di setiap sudut kota manado, karena makanan yang satu ini seolah sudah menjadi ikonnya kota manado. Namun dari berbagai tempat di kota manado yang menjual bubur tinutuan, disepanjang jalan wakeke adalah yang cukup populer. Lalu bagaimana dengan bubur yang dari padang ? simak ulasanya berikut ini...


Bubur Kampiun Dari Padang
Jika berbicara masakan padang, mungkin dibenak anda sudah sangat familiar dengan rendang, gulai kepala ikan dan dilengkapi dengan sambel balado. Hal ini tak lepas dari rumah makan padang yang sudah menyebar di seantero nusantara. Namun pernahkah anda mencoba masakan khas padang yang bernama bubur kampiun? Masakan yang satu ini sudah begitu populer di kawasan sumatra barat dan orang minang menyebutnya dengan bubua kampiun. Sama halnya dengan bubur tinutuan dari manado, bubur kampiun juga terdiri dari berbagai bahan. Namun perbedaanya bubur kampiun lebih ke campuran dari berbagai bubur seperti bubur sumsum, bubur kacang ijo, bubur candil, ketan, kolak pisang kemudian dijadikan satu dengan manisnya kuah santan yang dicampur dengan gula merah. Satu porsi bubur kampiun biasanya terdapat 5 jenis bubur. Ketika bubur kampiun mulai mendarat di mulut, yang pertama terasa adalah rasa manis nan legit.
Antara Bubur Tinutuan Dari Manado Dan Bubur Kampiun Dari Padang
bubur kampiun dari padang
Ambilah salah satu buburnya dengan sendok makan kemudian campur dengan kuah santanya..hmmm ransanya mak nyoss, apalagi dicampur dengan es. Kesegaran dari bubur kampiun sangat cocok sebagai menu buka puasa. Maka tak heran jika ramadhan telah tiba, di sumatra barat banyak sekali yang menjajakan makanan ini.  Bubur kampiun adalah makanan khas minangkabau yang berasal dari bukit tinggi. Di kota asalnya, bubur kampiun terdiri dari lupis ketan putih, bubur delima, bubur ketan hitam dan kolak ubi. Tertarik untuk mencobanya? Cobalah tanya di rumah makan masakan padang, karena di beberapa rumah makan padang menyajikan bubur kampiun. Satu porsi bubur kampiun biasanya dihargai dengan Rp 9.000,00.

Bubur kampiun dan bubur tinutuan memang menjadi kekayaan kuliner indonesia. Keduanya mewakili dari kota asalnya masing-masing. Kedua bubur ini memiliki persamaan dan juga perbedaan. Persamaanya adalah keduanya terdiri dari berbagai macam bahan sehingga menyajikan cita rasa yang unik. Namun keduanya juga memiliki perbedaan yakni dari bahan yang digunakan dan rasanya. Jika bubur tinutuan menyajikan perpaduan rasa manis, segar, gurih dan pedas lain halnya dengan bubur kampiun yang cenderung manis dan segar.